Kamis, 14 Januari 2010

Menghias Toples Kue

Sebenarnya ini hobi sudah lama saya tinggalkan, 3 tahun lewat. tapi karena permintaan mbak mia (salam kenal juga mbak ^^) pengunjung blog saya yang minta agar diajari cara menghiasnya karna ibunya punya toples serupa di rumah, dan saya pantang menolak permintaan jika saya bisa membantu. Alhamdulillah, kebetulan tetangga kontrakan saya di surabaya mau merelakan toplesnya saya hias. akhirnya tanpa babibu lagi saya keluarkan perangkat kuno saya dari gudang masih ada sisa busa lapis, bahan lain tidak bersisa kecuali alat lem tembak yang ga ada isinya pula hehehe...
oke, tanpa banyak kata kita mulai latihannya (duh, jadi ingat ketika saya mengajari ibu-ibu PKK keputih plengsengan menghias toples 3 tahun lalu hihihi...)
kali ini saya pilih model yang sederhana diman
a badan toples tidak saya hias agar terlihat jelas ketika digunakan menyajikan kue

1. Sediakan bahan dan peralatannya

toples, busa lapis, lem tembak, renda kerut, kain percah, kain asahi

2. isi lem tembak yang tersedia dalam berbagai ukuran pilih yang berwarna putih agar takberubah warna ketika dilelehkan3. lapisi tutup toples dengan busa lapis agar ketika dilapisi kain asahi takmeninggalkan bekas lem-leman


4. tutup lapisan bisa lapis dengan kain asahi dan rekatkan kain di pinggir-pinggir tutup toples. (pasang bunganya baiknya belakangan aja ya, karena saat itu saya sedang tidak sabar untuk bereksperimen mengkre
asikan bunganya hehehe...)


5. Gunting panjang kain percah (kain satin yang saya pake ini) kemudian jahit tepiannya agar rapi (disini saya merapikannya pake api karena sedang tidak ada mesin jahit hihihi...). setelah tepian kain rapi jahit berkerut-kerut (saya menjahi pake tangan karena sedang ga ada mesin jahit lagi wakakakak...) kemudian tempelkan di pinggiran tutup toples


6. tempelkan pula renda kerutnya diatas kain satin kerut

(cameranya lupa belum disetting modus malam, lampu suram jadinya gini deh... kek tangan gerandong hehehe...)

7. rapikan tempelan pinggir renda kerut dengan pita hias dan..Selesaiiiiii!!!! mudah kan? (bu sisca soewitomo mode on)

Selamat Mencoba, warna kain bisa diseragamkan dengan dengan tema ruangannya kok. model toplesnya juga bisa macam-macam tergantung kreatifitas anda, jika ada kesulitan boleh tanya via YM atau blog

----dedicated to mbak mia, semoga bermanfaat ^^---

Baca Selengkapnya

Senin, 28 Desember 2009

Catatan akhir tahun : Inilah jenis Angkot Pembantu Presiden dari Soekarno Sampai SBY

Sejak era Presiden Soekarno hingga Susilo Bambang yudhoyono (SBY) masing-masing kabinet punya gaya sendiri dalam memilih mobil dinas.

Dari gaya Amerika, Eropa hingga Negeri Sakura. Jenis tunggangan menteri memberikan kesan kewibawaan tersendiri.

SBY tidak lagi memakai merek-merek yang pernah dipakai pendahulunya untuk diberikan kepada para pembantunya, yang lebih banyak menggunakan mobil buatan Eropa dan Amerika Serikat (AS).

Sejak memerintah pada 2004 lalu, SBY lebih memilih produk perusahaan Jepang, Toyota, untuk tunggangan para menteri.

Pada masa pemerintahan 2004-2009, para menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid I (KIB I) memakai Toyota Camry V6.


Untuk Kabinet Indonesia Bersatu jilid 2, Sebelumnya tersiar kabar yang menyebutkan para pembantu-pembantu itu bakal mendapat jatah mobil Toyota Majesta yang harganya mencapai Rp1,8 miliar. (hohohoho... tenang aja masih kece mobilnya daripada orangnya kok wkwkwk..)


Namun, penggantian mobil dinas untuk KIB II tampaknya sudah dilakukan lakukan hari ini dengan Toyota Crown Royal Saloon yang dianggap sekelas dengan BMW seri lima atau Mercedes Benz seri E. Mobil ini kelasnya lebih tinggi daripada jatah kabinet yang kadaluarsa tahun lalu.

Tradisi ganti mobil ini sudah lama dijalankan semua pimpinan pemerintahan. Pada masa pemerintahan Soekarno, para menteri diberi mobil dinas buatan AS, Dodge Dart.


Mobil yang sama juga diberikan kepada perdana menteri dan wakil perdana menteri. Lalu, di era pemerintahan Presiden Soeharto, mobil buatan Swedia, Volvo, menjadi pilihan sejak 1978.

Saat itu, para menteri dalam kabinet Orde Baru menggunakan Volvo seri 264 GL yang berkesan eksklusif dan mewah. Seri ini me-rupakan pengembangan dari 264 DL yang didesain Jan Wilsgaard.


Penggunaan Volvo dilanjutkan tiga presiden pasca-Soeharto.Pada pemerintahan BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, dan Megawati Soekarnoputri, para menteri menggunakan mobil dinas jenis Volvo 960.



Mobil jenis ini sebenarnya “mobil bekas” yang pernah digunakan untuk Konferensi Tingkat Tinggi APEC 1992. Saat itu, Presiden Soeharto memborong mobil tersebut untuk disediakan bagi para pemimpin sejumlah negara.

sumber/referensi : okezone.com

Baca Selengkapnya

Jumat, 18 Desember 2009

Hari membabu nasional ^_^

Kerjaan belum selesai, adekku lagi ujian pagi, jadi musti sarapan di rumah sedangkan cucian menggunung, Arghh!!!.. tapi alhamdulillah kemarin abis belanja wortel dan buncis, intip-intip dapur ada sisa-sisa bahan kue hue...hue... semangat 45 (semangat anti-menyerah bukan kemunduran lho ya). jadilah menu hari ini apa adanya di dapur ga pake belanja : nasi kuning ala mbokku, perkedel kentang, dan telur gulung. penganannya pingin bikin kolak ubi karena kebetulan ada sisa ubi abis bikin ubi goreng kemarin tapi takcancel soalnya males keluar rumah beli pandan, jadinya bikin donat kentang aja mumpung ada sisa kentang abis dipake bikin perkedel hihihi...
Sebelumnya saya mohon maaf jika tidak ada ukuranya karena saya kalo masak tu ukurannya pake ilmu nujum (wakakakak...) alias ilmu kira-kira seberapa banyak bahan ini dibutuhkan dan tentu mesti mengenal karakter tu bahan, maklum saya dulu belajar masak dari ibu dan ibu mengajarinya pake ilmu kira-kira (ga cocok blas buat buka usaha cateringan kikiki....)

NASI KUNING ala mbokku ^_^ :

- beras
- beras ketan (dikit aja untuk memberi rasa kenyal pada nasi)
- kunyit, jahe (parut, peras, ambil airnya dan tambah dengan air segelas)
- jintan halus
- kayu manis
- serai dimemarkan
- daun jeruk purut
- santan
- garam
- sayuran (yang ini saya ngarang dewe, nasi kuning ada irisan wortel dan buncis. ditambah kacang kapri atau kacang merah juga boleh)

bahan-bahan nasi kuning dan perkedel kentang

cara memasak :
- beras dan beras ketan cuci bersih
- rebus air perasan kunyit dicampur dengan jintan
- setelah mendidih masukkan santan
- kemudian masukkan kayu manis, serai, daun jeruk dan garam
- setelah tercium bau harumnya, masukkan beras dan sayurannya, masak hingga beras menyerap santan alias setengah matang (dalam basa jawa, ini namanya karon)
- angkat karon dari kompor, diamkan sampe air santan benar-benar susut
- setelah itu, kukus karon dengan dandang sampe empuk nasinya
- warning : airnya kira-kira sendiri ya, tiap jenis beras berbeda-beda banyak air yang dibutuhkan

PERKEDEL KENTANG :
- kentang (diiris-iris, digoreng setengah matang, haluskan)
- bawang putih
- cabe
- merica
- pala
- daun bawang
- daun seledri
- garam
- gula
- sebutir telur kocok lepas dengan sedikit garam
- ga pake daging soale daging lagi mahal sekilo 50ribu je...

cara memasak :
- rajang daun bawang dan seledri
- haluskan bawang putih, merica, pala, cabe, gula, dan garam
- campur bumbu yang dah dihaluskan dan rajangan daun dengan kentang yang telah dihaluskan
- bagi adonan dan bentuk bulat-bulat pipih (usahakan sepadat mungkin agar tidak mudah hancur ketika digoreng)
- celupkan perkedel yang mau digoreng tadi ke kocokan telur
- goreng sampe kecokelatan
- sisa kocokan telur bisa digoreng dengan margarin menggunakan teflon terus gulung dan iris-iris buat tambahan lauk ^_^
- perkedel dan telur gulung siap jadi pelengkap nasi kuning anda. benar-benar MURAH MERIAH dan lezaaattttt

DONAT KENTANG ala bu fatmah bahalwan:
(disini saya cuma mbikin setengah resep aja soale rakyatnya cuman 3 butir hehehe..)
- 250 gram terigu (terigu berprotein tinggi lebih baik seperti cakra dan kereta kencana)
- 25 gram susu bubuk (saya pake dancow sachetan tu taksisan dikit, ilmu nujum lagi...)
- 5 gram ragi roti (biasanya dijual kemasan 11 gram, dikira-kira aja ya ^_^)
- 100 gram gula (jangan kemanisan biar ga cepat gosong waktu menggoreng, saya aja ga pake sampe 100 gram, pokoke takkira-kira lah hehehe...)
- 100 gram kentang rebus yang sudah dihaluskan (saya pake 1 buah itu biar krenyes-krenyes kulit donatnya kalo dah matang hehehe...)
- 2 butir kuning telur
- garam secukupnya
- 50 ml air dingin (saya pake air kelapa, ukurannya juga takkira-kira kalo kurang kalis ya saya tambah wakakakak...)
- 35 gram mentega/margarine (saya pake kira-kira 2 sendok makan)
- topping : DCC alias cokelat masak takcairkan ma susu kental manis, butter krim dan parutan keju cheddar (beli yang 3500-an aja)

Bahan-bahan donat
Cara membuat :
- campur terigu, gula, susu bubuk, dan ragi
- masukkan kentang, dan kuning telur sambil terus diuleni biar rata
- tambahkan air bertahap, terus uleni
- setelah rata, tambahkan margarin dan garam sambil uleni terus sampe pegel hahaha... (garam HARUS paling akhir biar ragi tidak mati ^_^)
- diamkan adonan sampe mengembang maksimal
- setelah itu bentuk bulatan
- goreng dengan minyak panas dan api kecil, jangan terlalu sering dibolak-balik donatnya biar hasilnya tetap cubby kikiki... (kalo komporku sih ga perlu api paling kecil soalnya sumbu kompornya dah kritis, jadi kecil sendiri ^_^)
- setelah digoreng, siap diberi topping dan difoto-foto wakakakak...
- donatnya krenyes-krenyes diluar tapi empuk didalam, pokoke top markotop lah tu resep wong dimakan ga pake topping ja berasa enaknya apalagi pake.


*selamat mencoba. kalo gagal bisa telepon saya kok tapi kalo ga enak berarti anda ga punya bakat masak hiahahaha... lariiiii........

Baca Selengkapnya

Rabu, 09 Desember 2009

Negri para bedebah

inilah negriku
gambaran negri para bedebah
rakyat kecil terlunta-lunta
tapi pejabat berfoya-foya

inilah negriku
gambaran negri para bedebah
pejuang jadi bulan-bulanan
pahlawan jadi ejekan
tapi mafia dapat perlindungan

inilah negriku
gambaran negri para bedebah
maling coklat dihukum penjara
maling semangka dihukum penjara
tapi koruptor dibiarkan pesta pora


----SELAMAT HARI AntiKorupsi----
semoga Alloh berkenan menjadikan negri ini sebagai nerakanya para koruptor

surabaya,09/12/09
*diketik diantara pisau dan daun pandan hasil 'colongan' ^_^

Baca Selengkapnya